36 Wisata Kuliner Makassar Paling Enak dan Wajib Dicoba

1. Coto Makassar

Coto Makassar [image source]

Siapa yang tak kenal dengan kuliner Makassar satu ini? Coto terdiri dari potongan daging serta kuah yang kaya akan rempah-rempah pilihan. Tambahan bawang goreng serta daun bawang juga membuat rasanya menjadi lebih nikmat. Kalau seporsi kurang, jangan ragu untuk nambah lagi ya!

2. Sop Konro

Sop Konro [image source]

Sop Konro di Makassar adalah sajian yang jangan sampai kamu lewatkan. Menunya terbuat dari iga sapi yang dicampur ke dalam kuah berwarna kecoklatan. Terkadang disajikan dengan sedotan untuk menikmati bagian dalam tulang-tulangnya. Lebih enak lagi disantap bersama potongan ketupat.

3. Pallubasa

Pallubasa [image source]

Seperti Coto di Makassar, Pallubasa juga menggunakan daging sapi sebagai bahan utamanya. Namun cita rasa yang tersaji pasti berbeda, tapi sama-sama enak. Kuahnya pun cenderung wangi dan berwarna lebih terang. Makin nikmat dengan tambahan telur setengah matang dan nasi putih hangat.

4. Sop Saudara

Sop Saudara [image source]

Wisata Kuliner Makassar paling pas dengan berburu Sop Saudara.  Bahan yang digunakan adalah daging sapi. Kemudian ada juga kuah yang lezat. Tak hanya itu, sajiannya juga mendapat tambahan lain seperti bihun dan perkedel kentang. Disantap bersama nasi putih hangat atau ikan bakar membuat perut kamu berhenti memberontak.

5. Pallu Kacci

Pallu Kacci [image source]

Terletak di pesisir membuat Makassar memiliki beragam olahan ikan. Salah satunya adalah Pallu Kacci. Makanan ini juga disajikan bersama kuah asam dengan warna kekuningan. Wangi masakannya dijamin menggoda selera makan kamu. Soal rasa? bikin ketagihan!

6. Pallu Mara

Pallu Mara [image source]

Sekilas masakan ini terlihat sama seperti Pallu Kacci. Namun saat disantap rasanya lebih unik dan gurih. Kuliner ini menggunakan ikan kakap merah sebagai bahan dasar. Kuahnya berwarna kuning diolah dari kemiri dan kental. Cocok dihidangkan bersama nasi putih sebagai santapan siangmu.

7. Sop Ubi

Sop Ubi [image source]

Seperti namanya, kuliner ini menggunakan ubi dan disajikan bersama kuah sop bening. Irisan daging yang kecil-kecil menjadi tambahan yang mengenyangkan. Sebagai pelengkap, hadirnya aneka sayuran membuat masakan ini jadi lebih enak dan bergizi. Wajib coba!

8. Kapurung

Kapurung [image source]

Meskipun berasal dari Luwu, namun makanan ini juga bisa kamu nikmati di Makassar. Tepatnya di Rumah Makan Aroma Palopo, Jalan Mappanyukki No. 66C. Kuliner ini menggunakan sagu yang telah diolah menjadi kental sebagai bahan dasarnya. Rasa asam berasal dari campuran patikala di kuahnya. Aneka sayuran dan irisan daging ikan juga menjadi pelengkapnya. Cocok untuk disantap saat pagi hari.

9. Songkolo

Songkolo [image source]

Songkolo seringkali disajikan saat pagi hari ataupun tengah malam. Bahan utamanya berupa beras ketan yang dikukus hingga matang. Tambahan lain seperti parutan kelapa goreng dan ikan asin membuat hidangan ini semakin lezat. Meskipun porsinya terlihat sedikit, namun dijamin mengenyangkan kok.

10. Mie Kering

Mie kering [image source]

Mie kering memiliki tekstur cukup keras dan menjadi lembut saat dicampur bersama kuah kentalnya. Pelengkap lain seperti bakso, daging ayam, dan sayur-sayuran membuatnya terasa lezat. Kuliner ini diciptakan oleh seorang keturunan Tionghoa pada tahun 1960. Paling pas jika disantap saat malam hari

11. Pisang Ijo

Makassar

Kota Makassar (Makassar: ᨀᨚᨈ ᨆᨀᨔᨑ, dari 1971 hingga 1999 secara resmi dikenal sebagai Ujung Pandang) adalah ibu kotaprovinsi Sulawesi Selatan. Makassar merupakan kota metropolitan terbesar di kawasan Indonesia Timur dan pada masa lalu pernah menjadi ibukota Negara Indonesia Timur dan Provinsi Sulawesi. Makassar terletak di pesisir barat daya Pulau Sulawesi dan berbatasan dengan Selat Makassar di sebelah barat, Kabupaten Kepulauan Pangkajene di sebelah utara, Kabupaten Maros di sebelah timur dan Kabupaten Gowa di sebelah selatan.

Dari aspek pembangunan dan infrastruktur, kota Makassar tergolong salah satu kota metropolitan di Indonesia, yaitu kota terbesar di luar pulau Jawa setelah kota Medan. Dengan memiliki wilayah seluas 199,26 km² dan jumlah penduduk lebih dari 1,6 juta jiwa, kota ini berada di urutan kelima kota terbesar di Indonesia setelah JakartaSurabayaBandung dan Medan.[2][3] Secara demografis, kota ini tergolong tipe multi etnik atau multi kultur dengan beragam suku bangsa yang menetap di dalamnya, di antaranya yang signifikan jumlahnya adalah BugisTorajaMandarButonJawa, dan Tionghoa. Makanan khas Makassar yang umum dijumpai di pelosok kota adalah Coto MakassarRoti MarosJalangkote, Bassang, Kue Tori, Palubutung, Pisang IjoSop Saudara dan Sop Konro.